Konten Marketing Membangun Trafik Engagement

Konten marketing adalah strategi pemasaran yang dimulai dengan merencanakan, membuat, selanjutnya mendistribusikan konten yang bermutu sehingga menarik target audiens dan mendorongnya melakukan transaksi.

Pada dasarnya konten marketing bukan melulu tentang mempromosikan produk atau jasa. Lebih dari itu konten marketing adalah menyediakan informasi secara mendalam mengenai permasalahan yang sedang dialami audien, serta memberikan panduan solusi yang tepat.

Sebagai contoh di pemasaran offline, salesman mobil yang profesional tidak langsung menawarkan produknya kepada seseorang yang baru ditemuinya. Jika Dia langsung menawarkan produk mungkin justeru penolakan yang akan terjadi.

Dalam dunia marketing, kita mengenal apa yang dinamakan sales funel. Sales funel adalah tahapan yang dilalui oleh calon kustomer mulai dari pengenalan hingga terjadi pembelian. Ada berbagai macam bentuk sales funnel tapi yang pasti sales funnel mempunyai 3 bagian yaitu top of the funnel, middle of the funnel, dan bottom of the funnel. Setiap tipe konten menyajikan tujuan yang berbeda disetiap tahap funnel.

konten marketing

Top of the funnel (Tofu) Content

Konten untuk funnel bagian paling atas, dalam tahapan ini yang terpenting adalah menarik orang masuk ke dalam funnel. Konten seharusnya menyediakan informasi yang relevan terhadap kebutuhan dan tujuan audien. Tidak sepatutnya memberikan konten bernada “jualan” dan tetap fokus pada konten yang mengedukasi.

Konten seperti infografis dan ceklist tidak diharapkan untuk menghasilkan penjualan dalam jangka pendek. Tetapi ketika dioptimalkan dan dipromosikan dengan baik akan mendapatkan audien website yang berkualitas.

Dalam tahapan Tofu ini dapat memasukkan lead magnet yaitu konten yang didesain dengan tujuan untuk membawa masuk audien ke dalam sales funnel. Sebagai contoh, perusahaan dapat membuat panduan tentang topik menarik yang dapat didownload oleh target audien.

Kemudian sebagai pintu masuk untuk mendapatkan panduan tersebut, audien harus memasukkan emailnya untuk bisa mendownload. Dengan cara ini maka audien mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dengan gratis. Dan sebaliknya perusahaan mendapatkan daftar email, sehingga dapat menghubungi mereka setiap waktu meskipun mereka sudah meninggalkan perusahaan.

Middle of the Funnel (Mofu) Content

konten bagian tengah dari funnel, mereka yang sudah melewati tofu disebut juga lead atau prospek. Pada tahap ini perusahaan memulai membuat konten yang memberikan informasi tentang produk dan jasanya. Tidak seperti tahap tofu, tahap mofu sudah waktu nya untuk sedikit berpromosi.

Audien yang membaca konten pada tahap ini sepertinya sudah mengenal produk perusahaan. Dia memutuskan untuk membaca konten karena mereka ingin mengetahui lebih detail tentang perusahaan dan sedang berfikir apakah perusahaan ini adalah solusi dari permasalahan yang mereka hadapi.

Tipe konten yang tepat pada tahap ini diantaranya adalah testimoni konsumen, demo video, spesifikasi produk dan sampel produk.

Bottom of the Funnel Content

Seperti halaman harga dan demo, harus memberikan dorongan terakhir kepada pengunjung Anda untuk mengambil tindakan

Mari berbagi, silakan tulis pendapat anda di kolom komentar bawah ini …..

Baca Selanjutnya: Email Marketing Otomatisasi yang Meningkatkan Konversi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top