Memetakan Proses Pembelian Ideal Toko Online

Dengan memetakan proses pembelian di dalam toko online, perusahaan akan mendapat banyak wawasan tentang bagaimana trafik bergerak. Kemudian, perusahaan dapat menggunakan informasi ini untuk memaksimalkan jumlah prospek yang sampai pada tingkat funnel “pembelian” terjadi.

Saat perusahaan mulai mengembangkan sales funnel, perlu dipikirkan tentang bagaimana pengunjung berpindah dari interaksi pertama kali dengan website perusahaan hingga menjadi pelanggan. Misalnya, jika perusahaan menjalankan website toko online, proses pembelian mungkin seperti ini.

proses pembelian

Pengunjung tiba di website perusahaan, memeriksa halaman produk, menambahkan produk ke keranjang mereka, dan menyelesaikan proses pembayaran.

Kelihatan sederhana, secara umum memang begitu prosesnya. Tetapi lihat lagi visual diatas. Perhatikan bagaimana hanya 2,2% dari pengunjung asli yang akhirnya melakukan pembelian.

Saat perusahaan membuat sales funnel, perlu diperhatikan pentingnya memetakan jalur yang ideal melalui website perusahaan.

Penting juga untuk dicatat bahwa tidak semua pengunjung website akan mengambil jalur yang sama dalam melakukan aktifitas berselancar di situs perusahaan. Faktanya, ada beberapa kemungkinan jalur yang akan mereka ambil menuju konversi, kecuali jika perusahaan hanya memiliki website sederhana dengan jumlah pengunjung yang sedikit.

map funnel

Perusahaan mungkin tidak dapat membuat funnel toko online secara terpisah untuk masing-masing funnel, tetapi semakin perusahaan menyadarinya, semakin akurat ide yang perusahaan miliki tentang bagaimana traffik berkonversi menjadi pelanggan.

Jika perusahaan mencoba untuk mendorong semua pengunjung website melalui funnel yang sama. Perusahaan mungkin akan berpikir bahwa website mengalami kegagalan ketika tidak semua dari trafik bergerak melalui langkah-langkah yang telah perusahaan tentukan sebelumnya. Namun fakta berkata lain, trafik mengambil jalannya sendiri untuk berselancar dalam website.

Selain itu, jika perusahaan hanya mempertimbangkan satu versi funnel, perusahaan dapat kehilangan peluang pengoptimalan pada halaman website yang tidak disertakannya.

Jika perusahaan tidak yakin akan terlihat seperti apa sales funnel tersebut, perusahaan dapat mulai dengan langkah bekerja mundur. Apa tujuan terpenting di website perusahaan?

Bagi sebagian besar pemilik website, jawaban pertanyaan diatas adalah penjualan. Oleh karena itu tempatkan tindakan itu di bagian bottom of the funnel (bofu).
Kemudian, menentukan tindakan lain yang pengunjung website butuhkan pertama kali untuk menyelesaikan langkah itu.

Beberapa tindakan pengunjung website ini juga akan menjadi konversi, seperti mengunduh sesuatu atau mendaftar untuk mendapatkan panduan. Ini adalah beberapa tindakan terpenting yang dapat dilakukan pengunjung, selain dari tujuan funnel utama perusahaan.

Tindakan itu penting untuk disertakan dalam sales funnel perusahaan. Seperti halnya konversi yang menjadi tujuan utama website perusahaan, konversi ini mudah dilacak dan diukur. Jadi, semakin banyak dimiliki, semakin mudah untuk mengukur pergerakan melalui funnel perusahaan.

Di bagian Top of the funnel atau “TOFU”, pengunjung website mencari informasi tertentu tentang perusahaan. Kemudian, mereka memberikan alamat email mereka di landing page dan mendapatkan email dengan penawaran tambahan.

Mari berbagi, silakan tulis pendapat anda di kolom komentar bawah ini …..

Baca Selanjutnya: Konten Marketing Membangun Trafik Engagement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top